Kumpulan dokumentasi kegiatan, acara, dan momen penting di Masjid Al Murabbi
Masa pandemi jamaah tinggal 50% bahkan pernah 25% sesuai ketentuan. Biasanya dihadiri sekitar 1.600 orang Tamu Allah. Banyak kenangan, penerimaan infaq berkurang apalagi saat itu Pemerintah mengatur bahwa masjid harus tutup. Asli penerimaan berkurang, apalagi masjid karena bukan diperumahan sehingga tidak ada donatur tetap. Sementara karyawan mulai dari Ustadz, Admin dan Marbot harus diberi kafalah tiap bulan. Alhamdulillah kami tidak sampai harus memberhentikan mereka. Hanya saja Ustadz dan Admin dibayar kafalah 50% tapi boleh tidak masuk kerja karena tidak ada kegiatan ibadah. Marbot tetap dibayar 100% karena tugas mereka adalah memelihara keamanan dan kebersihan masjid. Namun saat Ustadz dirumahkan, maka Marbot yang mengumandangkan adzan.
Drs. H. Soetomo yang sering dipanggil Abah Tomo atau Abahnya Murabbi, lahir di Blitar tanggal 31 Desember 1938. Bersama 8 orang yang lain mewakili banyak donatur, menghadap Notaris Wiratni Achamdi SH untuk mendirikan Yayasan Murabbi yang dikukuhkan dengan Akta Pendirian No. 17 tanggal 2 September 1993. Diantara 9 orang Pendiri, saat ini tinggal beliau yang masih ada dan 8 Pendiri yang lain telah lebih dahulu dipanggil Allah Swt. Didalam mengelola Yayasan Murabbi yang memiliki Masjid yang diberi nama AL MURABBI, beliau menyusun Trilogi Tata Kelola yang menjadi panduan Pengurus Yayasan Murabbi dan Pengurus DKM Al Murabbi beserta karyawannya dalam memakmurkan masjid Allah. Abah Tomo saat ini beliau usianya 84 tahun lebih 3 bulan 20 hari. Barakallah Abahnya Murabbi (Bandung, 12 April 2023)
Jadzakallah khiron katsiro untuk orang² baik yang bersedekah. Insyaallah kamintransparan dan amanah
Selama mengelola Masjid, kami melihat banyak anak² muda yang bacaan salatnya nyaman dihati, tapi mereka kurang maksimal tampil karena kebanyakan Pengurus berbagai masjid didominasi orang tua. Oleh karena itu, mereka perlu diberi wadah dan berperan lebih maksimal. Maka langkah pertana Masjid Al Murabbi adalah meng hire anak muda untuk menjadi Manajer Operasional. Langkah berikutnya adalah mengisnstrusikan Manajer Operasional mendirikan perkumpulan IMAM MUDA COMMUNITY (IMC). Meminjam kata² Bung Karno: Berikan 10 Pemuda, akan aku guncangkan dunia. Maka kami berharap IMC ini kelak akan menjadi pemimpin di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional yang Fatonah, Amanah, Siddiq & Tablik, insyaallah. Mohon doa
Masjid Al Murabbi menyiapkan diri sebagai JEMBATAN AMAL KEBAIKAN yang menjembatani antara para Muhsinin (Donatur) dengan penerima sedekah
Berbeda dengan Ramadan tahun sebelumnya, maka memenuhi banyak keinginan berbagai jamaah yang heterogen, Ramadan tahun ini salat taraweh diselwnggarakan 11 rakaat dengan imamnya adalal para imam muda bacaan salatnya nyaman di hati.
Jika diperusahaan ada Good Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan yang baik), maka di masjid Al Murabbi ada Tata Kelola Masjid 321. Ada 3 pondasi yang akan mendukung kegiatan masjid. Pondasi yang utama adalah Qur'an dan Hadits. Pondasi kedua afalah Standart Of Procedures serta 7 budaya dan 7 prinsip pengabdian. Pondasi ketiga adalah sumber daya manusia dan aset. Ketiga pondaai tersebut menjadi dasar untuk melakhkan kegiatan di bidang ibadah mahdah dan bidang ghairu mahdah yang pada akhirnya Insyaallah akan meraih rido Allah Swt.
Badan Otonom adalah unit² dibawah DKM yang dikelola secara otonomi dalam hal pengelolaan keuangan secara mandiri. Saat ini masih ada 2 unit yang masih disubsidi oleh DKM, insyaallah tahun depan sudah mandiri seperti unit yang lain
Pengurus DKM Al Murabbi, berlatar belakang profesional di bidang telekomunikasi, properti dan perbankan. Pembina & Penasehat DKM, berlatar belakang profesional pengusaha, kepolisian dan kesehatan